iya .. pasti bisa ..
caranya ??
eeEE ee ?? dengan Doa mungkin ??
apa iya engkau berdoa untuk mereka ??
Pertanyaan yang layak untuk di tanyakan untuk seluruh negara di dunia !!
kita baca dan simpulkan , bagaimana cara untuk membantu mereka ,
VIVAnews - Tentara
zionis Israel membombardir Gaza sejak Senin malam kemarin. Belasan
orang tewas, korban terluka tidak terhitung lagi. Israel memprediksi
akan memperluas serangan dengan menurunkan pasukan darat. Hamas tidak
takut.
Diberitakan CNN, Selasa 8 Juli 2014, Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya'alon mengatakan bahwa serangan mereka belum akan berhenti dalam beberapa hari ke depan. Seperti yang sudah-sudah, negara Yahudi itu beralasan, serangan adalah balasan atas lontaran roket Hamas ke Israel.
"Kami tidak akan menoleransi tembakan roket dan kami bersiap untuk memperluas operasi ini dan akan membuat Hamas merugi besar," kata Ya'alon.
Diberitakan CNN, Selasa 8 Juli 2014, Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya'alon mengatakan bahwa serangan mereka belum akan berhenti dalam beberapa hari ke depan. Seperti yang sudah-sudah, negara Yahudi itu beralasan, serangan adalah balasan atas lontaran roket Hamas ke Israel.
"Kami tidak akan menoleransi tembakan roket dan kami bersiap untuk memperluas operasi ini dan akan membuat Hamas merugi besar," kata Ya'alon.
Menurut pejabat militer Israel dikutip Fox News, hari ini mereka telah melakukan penyerangan udara ke 100 titik di Gaza. Serangan dilakukan menggunakan jet F-16, helikopter Apache dan pesawat nirawak.
Menurut sumber di Palestina, 16 orang tewas dalam serangan Israel. Termasuk di antara yang tewas adalah Mohammad Sha'aban, pemimpin sayap militan Hamas. Sedikitnya 24 orang terluka, jumlah ini akan terus bertambah jika Israel masih membombardir Gaza. Sumber Palestina mengatakan, serangan Israel juga menyasar kediaman warga sipil.
Menurut militer Israel, Hamas telah menembakkan 300 roket dan mortir ke wilayah mereka. Jangkauan roket Hamas juga kian jauh, masuk hingga ke pusat kota. Melihat intensitas serangan yang meningkat, juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner mengatakan mereka akan memperluas wilayah operasi.
Ada rencana Israel akan merekrut lebih banyak tentara untuk memperkuat posisi mereka di sekeliling Gaza. Bukan tidak mungkin akan segera diturunkan pasukan darat, menggempur Hamas. Kabinet Israel dalam rapat hari ini menyerukan tambahan pasukan cadangan sebanyak 40.000 orang.
Tidak Peduli
Presiden Otoritas
Palestina di Tepi Barat, Mahmoud Abbas, menyerukan Israel untuk
berhenti. Dia mengatakan, serangan justru akan membuat ketidakstabilan
di kawasan. Hal yang sama diserukan Presiden Amerika Serikat Barack
Obama.
Namun Israel tidak peduli seruan tersebut. Menurut mereka, serangan akan "menciptakan kestabilan bagi warga Israel di wilayah selatan, menghancurkan kemampuan dan infrastruktur Hamas dalam melawan Israel."
Serangan ini dilakukan menyusul tewasnya tiga pemuda Yahudi yang sebelumnya diculik di Hebron. Akibat penculikan ini, ketegangan terjadi. Apalagi tidak lama kemudian, seorang pemuda Arab Palestina diculik dan dibakar hingga tewas.
Hamas mengaku tidak takut akan ancaman Israel. Dalam akun Facebooknya, salah satu pemimpin Hamas Mushir Al-Masri mengatakan bahwa Israel telah kelewat batas akan segera membayarnya. Serangan demi serangan Israel hanya akan menyulut intifada jilid ke-tiga.
"Musuh telah melampau batas dan akan membayar kejahatan yang mereka lakukan. Darah para syuhada kami sangat berharga dan akan jadi bahan bakar perlawanan dan intifada," kata Masri. (ren)
Namun Israel tidak peduli seruan tersebut. Menurut mereka, serangan akan "menciptakan kestabilan bagi warga Israel di wilayah selatan, menghancurkan kemampuan dan infrastruktur Hamas dalam melawan Israel."
Serangan ini dilakukan menyusul tewasnya tiga pemuda Yahudi yang sebelumnya diculik di Hebron. Akibat penculikan ini, ketegangan terjadi. Apalagi tidak lama kemudian, seorang pemuda Arab Palestina diculik dan dibakar hingga tewas.
Hamas mengaku tidak takut akan ancaman Israel. Dalam akun Facebooknya, salah satu pemimpin Hamas Mushir Al-Masri mengatakan bahwa Israel telah kelewat batas akan segera membayarnya. Serangan demi serangan Israel hanya akan menyulut intifada jilid ke-tiga.
"Musuh telah melampau batas dan akan membayar kejahatan yang mereka lakukan. Darah para syuhada kami sangat berharga dan akan jadi bahan bakar perlawanan dan intifada," kata Masri. (ren)
DOA dan Bantuan Dana memang dibutukan mereka ,,



Tidak ada komentar:
Posting Komentar